fbpx

Artikel Bisnis Digital

Konsulat AS Memberdayakan Pengusaha Nigeria

Universitas Amikom Purwokerto, Kampus IT dan Bisnis Digital Banyumas, Jawa Tengah.

Pemerintah AS telah mendukung berbagai program untuk mempromosikan inovasi dan kewirausahaan di seluruh negeri.

Hal itu diungkapkan Jennifer Fortz, Deputy Public Relations Officer Konsulat AS, melalui pernyataan yang dirilis pada Sabtu.

Menurut konsulat, dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Nigeria untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Apa yang dikatakan Amerika Serikat tentang kewirausahaan

Itu berkata, “Konsul Jenderal AS telah meluncurkan kelompok ketiga program kewirausahaan mode di Akademi Bidang Keterampilan dan Impian VTE untuk 30 perancang busana baru di wilayah Delta Niger.

“Tujuan dari lokakarya peningkatan kapasitas yang disponsori oleh Konsulat AS adalah untuk membekali para peserta dengan keterampilan manajemen bisnis yang diperlukan untuk memulai, memperluas, dan mempertahankan bisnis mode yang layak.

“Fashion adalah industri multi-miliar dolar, memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi global, menciptakan lapangan kerja dan kemakmuran ekonomi. Desain mode Nigeria yang unik dan inovatif telah menyebabkan gelombang di Amerika Serikat. Tujuan dari lokakarya kewirausahaan mode ini adalah untuk memberikan peserta dengan pengetahuan, jaringan, mentor, dan akses yang mereka butuhkan untuk meluncurkan dan memperluas bisnis fashion yang sukses.”

Apa yang dikatakan penerima manfaat

Omowale Ogunrinde, Mitra Implementasi Program dan CEO Bidang Keterampilan dan Impian VTE Academy, mendorong para peserta untuk mencurahkan semangat, imajinasi, keterampilan, dan kecerdikan mereka untuk mendapatkan perhatian di industri mode Nigeria.

Dia berkata, “Untuk berhasil di industri fashion, Anda membutuhkan lebih dari sekadar semangat dan kreativitas. Anda harus bisa berpikir seperti seorang pengusaha. Dengan bantuan Konsulat AS, kami adalah perancang busana yang baru muncul. Kami tidak hanya berkembang di Nigeria. industri fashion, tetapi kami juga membantu mempersiapkan pasar fashion global.”

Penerima Manfaat Ruth In Yang mengucapkan terima kasih atas kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan teoretisnya tentang desain mode, branding, dan keterampilan manajemen bisnis kecil.

In Yang menjelaskan bahwa ia mulai menerapkan beberapa desain fashion, teknik dan praktik branding dan pemasaran yang ia pelajari dalam lokakarya yang sedang berlangsung.

Dia berkata, “Pengalaman saya di workshop ini sangat luar biasa. Saya berharap dapat belajar lebih banyak dari para mentor saya tentang bagaimana sukses sebagai fashion entrepreneur.”

Apa yang perlu Anda ketahui

  • Selama enam bulan terakhir, kelompok beragam yang terdiri dari 100 anak muda Nigeria telah berpartisipasi dalam tiga lokakarya kewirausahaan mode pembangunan daerah di Lagos (40), Enugu (30) dan Port Harcourt (30).
  • Lokakarya Pengusaha Mode mencerminkan komitmen kuat dari Pemerintah AS untuk membantu kaum muda di Nigeria membangun masa depan di mana mereka dapat menjadi peserta konstruktif dalam pembangunan ekonomi negara.

Mahasiswa Jurusan Bisnis Digital Universitas Amikom Purwokerto

Info Bisnis Digital

Hari
Jam
Menit
Detik

Pendaftaran Jalur Gelombang 1 (Satu)