fbpx

Artikel Bisnis Digital

Keanekaragaman Cambogo melarang pengembangbiakan hewan di kampus

Universitas Amikom Purwokerto, Kampus IT dan Bisnis Digital Banyumas, Jawa Tengah.

Manajemen Universitas Kyambogo melarang pengembangbiakan hewan dan burung di lingkungan kampus universitas.
Menurut Profesor Eli Katungka, wakil presiden universitas tersebut mengatakan bahwa hewan mengancam kampanye mereka yang sedang berlangsung untuk mempercantik kampus universitas dengan menanam pohon dan bunga.
Rencana untuk mempercantik universitas dipimpin oleh Departemen Perkebunan, Seni & Desain Universitas, Stanbic Bank, dan Cambogo Chapter.
Dimulai dengan Central Lecture Block (CTF) dan Central Lecture Block (CLB), melibatkan lansekap dan penanaman pohon dan bunga yang indah.

“Agar ini berhasil, saya ingin meminta semua staf perguruan tinggi yang tinggal di rumah kampus dan memiliki kambing, domba, sapi, ayam, dan kalkun untuk menyingkirkannya, terutama jika tidak ditahan. , Hewan-hewan ini tidak boleh dipelihara di rumah kuliah,” kata Profesor Katungka dalam kontak dengan seluruh staf tertanggal 9 Mei 2022.
Wakil perdana menteri mengatakan bahwa jika pemilik hewan dan burung tidak memindahkan mereka, manajemen universitas akan memenjarakan mereka dan kemudian membuangnya setelah meminta izin dari Otoritas Ibu Kota Kampala (KCCA).
“Sudah biasa menemukan kambing di kampus bercampur dengan mahasiswa, guru, dan profesi,” tambahnya.
Awal bulan ini, universitas juga mulai menanam pohon di sepanjang perbatasan pertanian universitas. Hal ini dilakukan untuk membantu melindungi lingkungan dan mengamankan batas-batas tanah universitas.

Universitas juga telah membatasi semua tanah dan membangun pilar yang kuat untuk melindungi mereka dari penyusup potensial.
Uganda Institute of Technology Cambogo (UPK), Institute of Teacher Education Cambogo (ITEK), Uganda National Institute of Special Education (UNISE) bergabung untuk masuk universitas pada tahun 2003, Cambogo didirikan dalam 10 tahun terakhir. Saya kehilangan tanah untuk investor . Pabrik dan apartemen pribadi di sekitar universitas.
Dalam sebagian besar kasus ini, universitas menuduh Komisi Pertanahan Uganda secara tidak tepat mengalokasikan tanah kepada investor swasta tanpa persetujuannya.
Namun, sebagai bagian dari ini, manajemen universitas telah aktif di bagian tanah sejak 2010 ke Dewan Pendidikan Tinggi Nasional (NCHE), Dewan Antar Universitas Afrika Timur, Institut Perawat dan Kebidanan, dan Kementerian Pendidikan. ditugaskan. Judul telah tersedia.

Mahasiswa Jurusan Bisnis Digital Universitas Amikom Purwokerto

Info Bisnis Digital

Hari
Jam
Menit
Detik

Pendaftaran Jalur Gelombang 1 (Satu)